Rabu, 04 Januari 2012

sejarah pendidikan Islam


Tugas mandiri                                                                                 Dosen Pembimbing
Sejarah Pendidikan Islam                                                             Dra. Lisdawati. M.Ag

STRUKTUR SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM DARI MASA RASULULLAH SAW SAMPAI ZAMAN REFORMASI DI INDONESIA DAN PENDIDIKAN WANITA DIDUNIA ISLAM
DI SUSUN OLEH


JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU
PEKANBARU
2010




KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT, yang telah memberi kesehatan dan kesempurnaan dalam menyelesaikan pembuatan makalah dengan judul Struktur perkembangan pendidikan Islam dari masa Rasulullah sampai masa zaman Reformasi di Indonesia dan pendidikan wanita di dunia Islam, merupakan tugas mandiri kelompok dalam mata kuliah sejarah pendidikan islam.
Penulis juga mengucapkan terima kasih pada Dra. Lisdawati M.Ag. selaku dosen pembimbing mata kuliah Sejarah Pendidikan Islam. Dan penulis berterima kasih pada teman–teman yang telah membantu, memberi pengarahan melaksanakan tugas kelompok ini.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah Sejarah Pendidikan Islam masih banyak kekurangan yang berjudul Struktur perkembangan pendidikan Islam dari masa Rasulullah sampai masa zaman Reformasi di Indonesia dan pendidikan wanita di dunia Islam, oleh karena itu kritik dan saran dari teman-teman sangat berarti bagi penyempurnaan makalah ini.
Semoga Allah SWT, senantiasa melindungi dan memberkahi kita semua Amin.


   

                                                                             Pekanbaru,  Desember 2010


                                                                                          Taswirudin



PENDAHULUAN
1.      LATAR BELAKANG
Ketika membahas pengertian pendidikan ada banyak pengertian sejarah pendidikan Islam. Sejarah pendidikan Islam memiliki pengertian seperti yang diungkapkan dalam buku Zuhairini dkk dijelaskan sejarah pendidikan Islam atau tarikhut tarbiyah islamiyah adalah merupakan keterangan mengenai pertumbuhan dan perkembangan pendidikan islam dari waktu ke waktu yang lain, sejak zaman lahirnya Islam sampai dengan sekarang
Ada beberapa rumusan pendidikan Islam yang dikemukakan oleh  Dra. Hasbullah tentang sejarah pendidikan Islam yaitu catatan peristiwa tentang pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam dari sejak lahir sampai sekarang.


2.      TUJUAN
Adapun tujuan belajar adalah sejarah perkembangan pendidikan Islam dari masa Rasulullah sampai masa zaman Reformasi di Indonesia dan pendidikan wanita di dunia Islam.karena banyak yang harus diketahui oleh mahasiswa karena merupakan bagian ilmu dalam pembelajaran saat kuliah Pendidikan Agama Islam.








Pertumbuhan pendidikan Islam pada masa Rasulullah SAW



















Metode pendidikan pada masa Rasulullah SAW
 

Sistem pendidikan pada masa Rasulullah SAW
 







Pendidikan Mekkah
 


Memperbaiki ahlak
 

Evaluasi diri (muhasabah)
 








Mengajarkan tauhid
Memperbaiki ahlak manusia
Mengajarkan kebersihan
Penyatuan antar kabilah melalui perjanjian antara dakwah dengan kaum kafir Quraisy
 

Membangun mesjid yaitu mesjid kuba
Mengajarkan musyawarah
Shalat berjamaah
Muamalah
Hubungan sosial
 

 




















Perkembangan pendidikan Islam pada masa khuafaur rasidin


















Masa  khalifah Umar bin Khattab (634-644)

 

Masa khalifah  Usman bin Affan (644-656)

 

Masa khalifah Ali bin Abi Thalib (656-651)

 

Masa khalifah AbuBakar  as-Siddiq (632-634)

 













Pendidikan Tauhid, Aqidah, dan Ahlak
Memberantas nabi palsu
Memberantas kaum murtad
Memberantas orang yang tidak membayar zakat

 

Menunjuk guru sebagai pengajar Al-Qur’an
Pengembangan ilmu bahasa dan menulis


 

Mengembangkan ilmu pengetahuan
Membentuk angkatan perang
Mengumpulkan tulisan ayat suci Al-Qur’an

 

Pengajaran tulis baca Al-Qur’an
Membentuk partai-partai (firqah)


 
 





















Perkembangan pendidikan Islam pada Bani Umayyah I






































Pertumbuhan dan perkembangan pendidikan pada masa Bani Umayyah
 

Perkembangan lembaga pendidikan islam pada Bani Umayyah
 








Gerakan ilmu agama
 

Gerakan ilmu filsafat
 

Gerakan ilmu sejarah
 














Semangat agama yang kuat pada waktu itu
 

Mempergunakan filsafat untuk melawan Yahudi dan Nasrani
 










Kuttab : membaca,  menulis Al-Qur’an, belajar pokok-pokok Agama
Mesjid : Al-Qur’an, hadis, dan fiqh
 




Damaskus
Kuffah
Mekkah
Madinah
Mesir


 



Ilmu agama yang berkembang
 






Ilmu Qiraat
 

Ilmu Fiqh
 

Ilmu Nahwu
 


Ilmu Tafsir
 

Ilmu Hadits
 



 





















Perkembangan pendidikan Islam pada masa Bani Umayyah II


































Khalifah yang memajukan pendidikan islam
 





Tharif ibn Malik
Thariq ibn Ziyad
Musa ibn Nusair Gubernur Afrika Utara
 








Kemajuan pendidikan pada Bani Umayyah
 








Dukungan penguasa
Ada sekolah dan universitas
Sarjana yang datang dari ujung timur dan ujung arab
Ada persaingan Abbasiyah dan Umayyah dalam bidang ilmu pengetahuan
 



Ilmu Agama
 

Ilmu Umum
 



Kendala yang dihadapi dalam pendidikan islam
 








pemberontakan
 





Ordono II
 

Umar Hafsun
 

Dinasti Fatimiyyah
 
 





















Perkembangan pendidikan Islam pada masa Bani Abbassiyah











































pemberontakan
 






Lembaga pendidikan
 

Kehidupan guru
 

Interaksi guru dan siswa
 

Kurikulum pendidikan islam
 






















Kuttab
Suffah
Masjid
Majlis
Khan
madrasah

 

Guru dalam pendidikan muslim
Tipe-tipe guru
Pakain guru
Organisasi guru
 

Sikap guru terhadap siswa
Sikap siswa terhadap guru
 

Kurikulum pendidikan rendah
Kurikulum pendidikan tinggi
Kurikulum setelah berdirinya madrasah
 



Perkembangan ilmu keislaman
 






Kedokteran
Tokohnya: Abu Zakaria, Sabur bun sahal. Hunain bin ishak, dan Ibnu Sina
 

Filsafat
Tokohnya: Abu Ishak Al-Kindi, Abu Nasr Al-Farabi, Al-Ghazali, Ibnu Rusd
 

Ilmu Astronomi
Tokohnya: Al-Battani, Al-farrazi, Abul Wafak, Rayhan Al-bayruni, Abu Mansyur Al-Falaky
 

Ilmu Matematika
Tokohnya: Umar Al-Farukhan, Al-Khawarizmi
 

Ilmu Farmasi
Tokohnya: Ibnu Baitar
 

 





















Perkembangan pendidikan Islam sejak masuknya islam ke Indonesiasampai berdirinya Kerajaan Islam
























Sejarah masuknya Islam di Indonesia
 

Jenis  lembaga pendidikan
 

Kerajaan Islam di Indonesia
 












Perdagangan
Perkawinan
Tasawuf
Pendidikan
Kesenian
Politik
 

halaqah : Mesjid, Musalla, dan Pesantren.
 

Kerajaan Islam di Aceh
Kerajaan Islam di Jawa: Kerajaan Demak
Kerajaan Islam di Maluku
Kerajaan Islam di Kalimantan
Kerajaan Islam di Sulawesi: Kerajaan Kembar Gowwa Tallo
 





Faktor pendukung
 





Faktor Geografis: Indonesia berada dipersimpangan geografis  internasional
 

Faktor kesuburan tanah: menghasilkan keperluan barang-barang hidup
 
 





















Perkembangan pendidikan islam pada masa kolonial Belanda
















Faktor pendukung
 



Periode VOC (Verenigde Oost-Indisce Compagnie
 

Periode pemerintahan Belanda
 







Pendidikan pada VOC
 

Kebijakan Pendidikan pada pemerintahan Belanda
 











Pendidikan Dasar:
Sekolah Latin: pelajaran utamanya adalah bahasa Latin.
Seminarium Theologicum (Sekolah Seminari): Sekolah untuk mendidik calon-calon pendeta, yang didirikan pertama kali oleh Gubernur Jenderal van Imhoff tahun 1745 di Jakarta
Academie der Marine (Akademi Pelayaran): Berdiri tahun 1743, dimaksudkan untuk mendidik calon perwira
Sekolah Cina: tahun1737 didirikan untuk keturunan Cina yang miskin
Pendidikan Islam: telah berkembang dan mengakar sejak proses awal masuknya Islam ke Indonesia


 

Menjaga jarak atau tidak memihak salah satu agama tertentu
Memperhatikan keselarasan dengan lingkungan sehingga anak didik kelak mampu mandiri
Sistem pendidikan diatur menurut pembedaan lapisan social
diukur dan diarahkan untuk melahirkan kelas elit masyarakat yang dapat dimanfaatkan sebagai pendukung supremasi politik dan ekonomi pemerintah kolonial.
 
 





















Perkembangan pendidikan Islam pada masa penjajahan Jepang











Kebijakan pendidikan pada masa Jepang
 

Kebijakan jepang terhadap pendidikan Islam
 








Dijadikannya Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi pengantar pendidikan
Adanya integrasi sistem pendidikan

 



Mengubah Kantoor Voor Islamistische Zaken pada masa Belanda yang dipimpin kaum orientalis menjadi Sumubi yang dipimpin tokoh Islam
Pondok pesantren sering mendapat kunjungan dan bantuan pemerintah Jepang
Mengizinkan pembentukan barisan Hizbullah yang mengajarkan latihan dasar seni kemiliteran bagi pemuda Islam di bawah pimpinan K.H. Zainal Arifin
Mengizinkan berdirinya Sekolah Tinggi Islam di Jakarta di bawah asuhan K.H. Wahid Hasyim, Kahar Muzakkir dan Bung Hatta
Diizinkannya ulama dan pemimpin nasionalis membentuk barisan Pembela Tanah Air (PETA) yang belakangan menjadi cikal-bakal TNI di zaman kemerdekaan
Diizinkannya Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI) terus beroperasi, sekalipun kemudian dibubarkan dan diganti dengan Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) yang menyertakan dua ormas besar Islam, Muhammadiyah dan NU
 


Jenjang pendidikan pada masa jepang
 





Pendidikan Dasar (Kokumin Gakko / Sekolah Rakyat). Lama studi 6 tahun. Termasuk SR adalah Sekolah Pertama yang merupakan konversi nama dari Sekolah dasar 3 atau 5 tahun bagi pribumi di masa Hindia Belanda
Pendidikan Lanjutan. Terdiri dari Shoto Chu Gakko (Sekolah Menengah Pertama) dengan lama studi 3 tahun dan Koto Chu Gakko (Sekolah Menengah Tinggi) juga dengan lama studi 3 tahun.
Pendidikan Kejuruan. Mencakup sekolah lanjutan bersifat vokasional antara lain di bidang pertukangan, pelayaran, pendidikan, teknik, dan pertanian.
 Pendidikan Tinggi.

 

 





















Pendidikan Islam pada masa Orde Lama
























Pendidikan Islam zaman kemerdekaan
 

Kebijakan pemerintah dalam pendidikan Islam
 

Jenis lembaga pendidikan sesuai dengan tujuannya
 











Menanamkan rasa nasionalisme
Menjadikan lagu Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan
Menghapus pelajaran jepang
Memberi semangat nasionalisme kepada murid atau siswa
Menghentikan pengibaran bendera Jepang
 

Memasukkan pendidikan Islam kedalam kurikulum pendidikan umum disekolah negeri ataupun swasta
Memasukkan ilmu pengetahuan umum kedalam kurikulum pendidikan Islam di madrasah
Mendirikan sekolah pendidikan guru agama (PGA) untuk memprroduksi guru agama bagi sekolah
 

Lembaga pendidikan sesuai politik
 

Lembaga pendidikan sesuai ajaran Islam
 













Taman Siswa
Sekolah syariat rakyat
Kesatria institute
Perguruan rakyat
 

Sekolah Syariat Islam
Sekolah Muhammadiah
Sekolah NU
Sekolah Al-Irsad
Sekolah Persatuan Al-Islam
 

 





















Perkembangan pendidikan Islam pada masa Orde Baru


































Sikap mental yang positif dan menghentikan penyelewengan Pancasila
Memperjuangkan masyarakat yang adil dan makmur
Sikap mental mengabdi kepada kepentingan rakyat dan melaksanakan Pancasila dan UUD 1945
 

Mempertinggi mental, moral, budi pekertidan perkuat keyakinan agama
Mempertinggi kecerdasan dan keterampilan
Membina dan mengembangkan fisik yang kuat
 

Dalam sekolah negeri diberikan pelajaran agama dan orang tua menetapkan anaknya mengikuti pelajaran tersebut
Cara penyelenggaraan pelajaran agama di sekolah negeri diatur menteri pendidikan dan kebudayaan serta bekerjasama dengan menteri agama
 



Jenis pendidikan serta pengajaran Islam
 









Pesantren yaitu sekolah keagamaan yang memiliki asrama
 

Madrasah diniyyah yaitu sekolah yang memberikan pelajaran tambahan kepada murid
 

Madrasah swasta yaitu sekolah yang dikelola secara modern yang memberi pelajaran agama dan pelajaran umum
 

Madrasah ibtidaiyah negeri yaitu sekolah dasar negeri enam tahun

 
 





















Perkembangan pendidikan Islam pada masa Reformasi










































Pendidikan Islam pada masa Reformasi
 

pendidikan islam pada masa depan
 

Tujuan pendidikan pada masa Reformasi
 












Kendala pendidikan
 

Strategi pendidikan
 

Tujuan pendidikan MI/SD dan MTs/SLTP
 

Tujuan pendidikan MA/SLTA
 






















Kurikulum belum mantap
Kurang berkualitasnya guru
Dualisme pengelolaan pendidikam antara Depag dan Depdikbud
Minim persamaan hak dengan pendidikan umum
Minim peminat sekolah agama
 

Strategi sosial politik, yaitu umat islam sendiri harus mendidik moralitas Islam yang benar
Strategi kultural, yaitu memperluas cakrawala pemikiran umat Islam
Strategi sosio cultural, yaitu mengembangkan nilai-nilai dan prinsip-prinsip Islam 
 

Menumbuhkan keimanan dan dan ketaqwaan.
Tumbuhnya sikap etika melalui teladan dan penanaman motivasi
Tumbuhnya rasa ingin belajar
Tumbuhnya kemapuan berkomunikasi dan sada akan kesehatan
 

Menumbuhkan keimanan dan dan ketaqwaan.
Memiliki etika
Memiliki penalaran yang baik
Memiliki kemampuan berkomunikasi
Dapat mengurus dirinya sendiri
 


 





















Perkembangan pendidikan wanita di dunia Islam












pendidikan wanita pada masa Rasulullah SAW
 

Pendidikan wanita pada masa Khulafaur Rasidin
 

Pendidikan wanita pada masa Bani Abbasiyah
 






 
























Tidak ada komentar:

Poskan Komentar